Jum. Jul 3rd, 2020

Konawe Selatan

Selamat Datang

Irham Kalenggo Pimpin KAD di Pemkot Bogor

3 min read
Irham Kalenggo Pimpin KAD di Pemkot Bogor
Irham Kalenggo Pimpin KAD di Pemkot Bogor

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irham Kalenggo pimpin langsung Kajian Antar Daerah (KAD) terkait tata kelola pemerintahan (Good Goverment) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Dihadapan Pemkot Bogor, sebagai ketua rombongan KAD, Irham Kalenggo memaparkan secara singkat tentang kondisi Kabupaten Konsel. Serta pihaknya juga menjelaskan alasan dan tujuan memilih kajian di Pemkot Bogor.

“Kami ingin mengetahui potensi – potensi apa yang selama ini menjadi langkah-langkah kedepan untuk mendukung APBD di Pemkot Bogor. Mungkin ada konsep-konsep yang jitu, agar DPRD Konawe Selatan dapat merumuskan suatu regulasi yang lebih mumpuni sehingga APBD kami kedepan bisa meningkat,” ujar Irham Kalenggo saat melakukan KAD di Pemkot Bogor.

Rombongan KAD DPRD Konsel ini diterima oleh Kabag Ortala Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Bogor, Henny Nurliani S.Pi MM beserta staf.

Dalam sambutannya, Henny Nurlianti menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Konsel yang telah memilih lokasi kajian di Pemkot Bogor. Selain itu, Henny juga menyampaikan permintaan maaf dari walikota dan wakil walikota yang tidak berada ditempat, karena sedang melakukan tugas luar yang tidak bisa ditinggalkan.

Henny menjelaskan bahwa, untuk pendapatan Pemkot Bogor paling banyak adalah dari kuliner dan perhotelan. Karena di Kota Bogor banyak digunakan untuk berwisata kuliner, kemudian untuk hotel banyak yang sering melakukan pertemuan di Kota Bogor maupun di puncak Bogor.

“Salah satu kebijakan dari Pemkot Bogor adalah setiap kegiatan kunjungan ke Kota Bogor nginapnya harus di Kota Bogor. Jangan kunjungannya di Bogor nginapnya di Jakarta,” jelasnya.

Untuk pelayanan terhadap public, lanjutnya, Pemkot Bogor telah meluncurkan beberapa aplikasi berbasis Android sehingga lebih memudahkan pelayanan apa saja, yang ingin dilakukan oleh masyarakat. Karena ini adalah salah satu program yang diprioritaskan oleh bapak Walikota Bogor.

Irham Kalenggo Pimpin KAD di Pemkot Bogor
Foto bersama di balai kota Bogor, Jawa Barat

“Kami juga memiliki aplikasi saran dan aduan. Jadi apabila terjadi permasalahan di daerah, contoh misalnya, ada tanah longsor, banjir, jalan berlubang itu bisa langsung dilaporkan melalui aplikasi Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (SIBADRA),” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Konsel, Muh Taufik Mansyur SH MH mempertanyakan sistem apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor dalam menangani permasalahan bagi anak-anak yang putus sekolah.

“Saya mendengar bahwa Pemkot Bogor ini telah mendapatkan penghargaan kota layak anak. Dari sini saya ingin mempertanyakan sistem apa yang dilakukan oleh Pemkot Bogor dalam menangani permasalahan anak yang putus sekolah, mengingat di daerah kami masih banyak anak yang putus sekolah dikarenakan faktor ekonomi, jadi mereka lebih memilih untuk bekerja di banding bersekolah,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan Wakil Ketua Komisi I DPRD Konsel, Henny Nurliani menjelaskan bahwa, untuk anak-anak yang putus sekolah di Kota Bogor mendapat bantuan KIS dari Dinas Pendidikan. Serta Dinas Sosial sering turun kejalan dan apabila mendapati anak-anak yang lagi ngamen, ngemis atau yang lain-lain, kami langsung membawanya ke kantor Dinas Sosial. Apabila orang tua si anak ini terdata sebagai warga atau masyarakat Kota Bogor, maka Dinas Pendidikan wajib memberikan pendidikan.

Untuk diketahui anggota DPRD yang mengikuti KAD ini terdiri dari Komisi I, II, III. Untuk Komisi I, Nadira, Muh Taufik Mansyur, Hj Haslinda, Djoko Suprihatin, Marwan, Muh Yusri, Juharudin, Mbatono, Butomo Lubis.

Komisi II, Wawan Suhendra, Nilda, Erman, dan Komisi III, Sabrillah Taridala, Budi Sumantri, I Gusti Putu Wibawa, serta Ardin.

MAHIDIN

More Stories

error: Content is protected !!